Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 September 2015

Berbanggalah Menjadi Ibu Rumah Tangga


Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan karunia dan hidayah kepada hamba-hamba-Nya. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam beserta keluarga, shahabat, dan umatnya yang senantiasa istiqamah di jalan Allah.

Seorang wanita akan merasa sempurna jika telah menjadi istri. Seorang istri akan merasa sempurna jika ia telah menjadi seorang ibu dan seorang ibu akan merasa lebih bahagia jika ia dapat melayani suaminya, merawat, mendidik serta melihat tumbuh kembang anaknya sendiri. Semua itu bisa dilakukan jika wanita itu menjadi ibu rumah tangga.

Jika seorang wanita ditanya perihal apa pekerjaannya kemudian ia menjawab ibu rumah tangga, mungkin ada rasa minder karena sudah lulus S1 tetapi tidak bekerja di perusahaan untuk mengaplikasikan ilmunya. Bahkan orang lain beranggapan, percuma saja lulus kuliah kalau akhirnya hanya jadi ibu rumah tangga. Padahal, menjadi ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang mulia karena ia membangun dan memperkuat pondasi masyarakat yaitu sebuah keluarga.
Wanita Lebih Banyak di Rumah adalah Lebih Baik

Menetap dan tinggalnya wanita di rumah merupakan perkara yang disyariatkan oleh Allah SWT dengan mencontoh isteri-isteri Nabi. Allah SWT berfirman:

“Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik. Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ta’atilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS. Al-Ahzab: 32-33).

Syaikh Abdurrahman bin Nashir AsSa’di menjelaskan bahwa makna dari ayat tersebut adalah menetaplah kalian di rumah kalian sebab hal itu lebih selamat dan lebih memelihara diri kalian. Tinggalnya wanita di rumah berarti dia melaksanakan urusan rumah tangganya, memenuhi hak-hak suami, mendidik anak-anaknya, dan menambah amal kebaikan. Sedangkan wanita yang sering keluar rumah, akan membuatnya lalai dari kewajiban.

Wanita yang sering keluar rumah, dapat menimbulkan fitnah. Rasulullah SAW bersabda,


“Takutlah kalian dengan fitnah dunia dan fitnah wanita. Sesungguhnya fitnah terhadap bani Israil terjadi dari wanita,” (HR. Muslim).

Dalam sabdanya yang lain,


“Tidak aku tinggalkan fitnah yang paling berbahaya sepeninggalanku bagi laki-laki melebihi fitnah wanita,” (HR. Bukhari).

Hendaknya sebagai wanita kita harus senantiasa menjaga diri agar tidak menimbulkan fitnah, Karena jika seorang wanita keluar rumah maka setan akan menghiasinya dan membuat orang lain indah memandangnya.Kendati demikian, wanita boleh keluar rumah jika ada kebutuhan. Rasulullah bersabda,


“Telah diizinkan bagi kalian kaum wanita keluar rumah untuk keperluan dan kebutuhan kalian,” (HR. Al-Bukhari).

Banyak di rumah bukan berarti wanita akan menjadi “katak dalam tempurung”. Di dalam rumah dia bisa melakukan aktivitas bermanfaat untuk kehidupan dunia-akhiratnya.
Tanggung Jawab Wanita dalam Rumah Tangga

Tanggung jawab seorang istri dalam rumah tangga yang utama ada dua yaitu sebagai pendamping suami dan pemelihara anak-anak.

Pertama, sebagai pendamping suami yaitu mendampinginya dalam setiap situasi dan kondisi serta menyenangkan hati suami, termasuk menyiapkan segala kebutuhannya. Ia pun wajib melayani suami kapan saja suaminya menginginkannya, menyiapkan makan, mencuci baju, membersihkan rumah, dan sebagainya. Jangan pernah menganggap remeh pekerjaan tersebut, karena dengan niat yang ikhlas setiap pekerjaan tersebut akan berbuah pahala.

Kedua, sebagai pemelihara anak-anak. Anak adalah titipin Allah SWT yang kelak orangtuanya akan diminta pertanggung jawabannya. Ibu berkewajiban memberikan perawatan dan pendidikan yang baik bagi anaknya. Di dalam Ash-Shahihain dari Abdullah bin Umar Rasulullah SAW bersabda,


“Kalian semua adalah pemimpin dan kalian semua akan diminta pertanggungjawaban, seorang imam adalah pemimpin dan ia nanti akan diminta pertanggungjawaban, seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia nanti akan diminta pertanggung jawabannya, seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan ia nanti akan diminta pertanggungjawabannya.”

Dari keterangan di atas nampak jelas bahwa setiap insan yang ada hubungan keluarga dan kerabat hendaknya saling bekerja sama, saling menasihati, dan turut mendidik keluarga. Yang paling utama adalah orang tua kepada anak, karena anak sangat membutuhkan bimbingan kedua orang tuanya. Orang tua hendaknya memelihara fitrah anak agar tidak terkena noda syirik dan dosa-dosa lainnya. Ini adalah tanggung jawab yang besar dan kita akan diminta pertanggungjawaban atasnya.
Mendidik Anak di Rumah juga Berkarir

Mungkin dewasa ini banyak yang meremehkan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga karena pekerjaan tersebut tidak bisa menghasilkan uang. Padahal waktu dia sekolah dulu orang tuanya telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Menjadi ibu rumah tangga memang tidak menghasilkan uang, tetapi dengan ilmu dan kesabaran seorang ibu rumah tangga yang baik sesungguhnya adalah sebuah karir. Ia akan menghasilkan anak-anak yang shalih/shalihah serta keluarga yang sakinah yang akan membantu meraih kebahagiaan hakiki di akhirat nanti.

Mendidik anak itu bukanlah perkara yang mudah, tetapi membutuhkan ilmu dan cara yang baik. Maka dari itu, dalam mendidik anak sangat membutuhkan kesabaran dan kecerdikan. Ibu membutuhkan kesabaran yang luar biasa untuk mencetak generasi rabbani. Ibulah yang biasanya dan seharusnya menjadi orang pertama yang menjadi teladan bagi anaknya. Ibu adalah sosok pertama yang dilihat, didengar ucapannya, dan disentuh oleh anaknya. Pada umumnya, awal-awal perkembangan seorang anak berada di samping ibunya. Pendidikan yang sangat berpengaruh pada kehidupan seorang anak adalah pendidikan yang diterapkan orang tuanya sejak dini. Apapun yang dilakukan ibu akan sangat mempengaruhi pembentukan karakter anak. Di samping itu, kerjasama antara seorang ayah dan ibu haruslah ada dalam mendidik anak karena sosok seorang ayah juga berpengaruh pada pendidikan anak.

Beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua dalam mendidik anak antara lain: menanamkan ajaran tauhid sejak kecil, mengajari anak agar pandai bersyukur, mendidik agar berbakti kepada orang tuanya, mengajarkankan apa saja yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah, menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW, keluarga Rasulullah, Al-Qur`an, dan As-Sunnah, mendidik anak dengan akhlak terpuji, dan lain sebagainya. Jika kedua orang tua menginginkan kemuliaan anak-anaknya, hendaknya keduanya bersungguh-sungguh dalam mendidik anak-anaknya dengan pendidikan islami dan mengajarkan Al-Qur`an dan As-Sunnah.

Anak adalah aset yang menguntungkan bagi orangtuanya di akhirat jika di dunia dia menjadi anak yang shalih/shalihah. Termasuk sebab diangkatnya derajat kedua orang tua adalah anak shalih yang mendoakan keduanya. Rasulullah SAW bersabda,


“Jika anak adam mati, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya,” (HR Muslim).

Jika seorang anak telah dididik dengan baik, berperilaku mulia, maka ia akan bermanfaat bagi agama dan umat.
Bantahan terhadap Pendapat Kaum Feminis dan Penyetara Gender

Islam adalah agama yang adil. Allah SWT menciptakan bentuk fisik dan tabiat wanita berbeda dengan pria sehingga mereka memiliki peran berbeda dan tidak dapat disejajarkan. Allah SWT berfirman,


“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka),” (QS. An-Nisā’: 34).

Pada asalnya, kewajiban mencari nafkah bagi keluarga merupakan tanggung jawab kaum lelaki. Syaikh Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullāh berkata, “Islam menetapkan masing-masing dari suami dan istri memiliki kewajiban yang khusus agar keduanya menjalankan perannya masing-masing sehingga sempurnalah bangunan masyarakat di dalam dan di luar rumah. Suami berkewajiban mencari nafkah dan penghasilan sedangkan istri berkewajiban mendidik anak-anaknya, memberikan kasih sayang, menyusui, dan mengasuh mereka, serta tugas-tugas lain yang sesuai baginya seperti mengajar anak-anak perempuan, mengurusi sekolah mereka, dan mengobati mereka serta pekerjaan lain yang khusus bagi kaum wanita. Bila wanita sampai meninggalkan kewajiban dalam rumahnya, berarti ia telah menyia-nyiakan rumah serta para penghuninya. Hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan dalam keluarga baik secara hakiki maupun maknawi.”

Para wanita muslimah hendaknya tidak terpengaruh dengan orang-orang yang meneriakkan isu kesetaraan gender sehingga timbul rasa minder terhadap wanita-wanita karir dan merasa rendah diri dengan menganggur di rumah. Padahal banyak pekerjaan mulia yang bisa dilakukan di rumah. Di rumah ada suami yang harus dilayani dan ditaati, juga anak-anak yang harus dididik dengan baik, ada harta suami yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya, dan ada juga pekerjaan-pekerjaan rumah tangga yang harus diselesaikan. Semua ini pekerjaan yang mulia dan berpahala di sisi Allah SWT. Kaum wanita di negara Barat banyak yang berkarir dalam segala bidang sehingga melalaikan kewajiban mereka untuk mengurus dan mendidik anaknya sebagai generasi penerus. Selanjutnya rusaklah tatanan kehidupan masyarakat mereka. Tidak berhenti di sini, mereka juga ingin kaum wanita di negara kita rusak, sebagaimana kaum wanita mereka rusak lahir batinnya. Di antara langkah awal menuju itu adalah dengan mengajak kaum wanita kita dengan berbagai cara agar mau keluar dari rumah mereka.

Berikut ini ada salah satu pendapat orang Barat tentang rusaknya tatanan masyarakat mereka. Samuel Smills berkata, “Sungguh aturan yang menyuruh wanita untuk berkarir di tempat-tempat kerja, meski banyak menghasilkan kekayaan untuk negara, tapi akhirnya justru menghancurkan kehidupan rumah tangga, karena hal itu merusak tatanan rumah tangga, merobohkan sendi-sendi keluarga, dan merangsek hubungan sosial kemasyarakatan, karena hal itu jelas akan menjauhkan istri dari suaminya, dan menjauhkan anak-anaknya dari kerabatnya, hingga pada keadaan tertentu tidak ada hasilnya kecuali merendahkan moral wanita, karena tugas hakiki wanita adalah mengurus tugas rumah tangganya…”.

Para wanita muslimah hendaknya selalu ingat bahwa kelak pada hari kiamat mereka akan ditanya tentang amanah tersebut yang dibebankan kepadanya. Namun demikian, jika dalam kondisi tertentu menuntut wanita untuk mencari nafkah, diperbolehkan baginya keluar rumah untuk bekerja, namun harus memperhatikan adab-adab keluar rumah sehingga tetap terjaga kemuliaan serta kesucian harga dirinya.
Kegiatan Positif Ibu Rumah Tangga

Di dalam rumah banyak kegiatan yang positif dan bermanfaat yang dapat dilakukan wanita, seperti berdzikir, membaca Al-Qur`an, shalat, membaca buku, menulis, membuat kerajinan, bisnis di dalam rumah, dan sebagainya.Wanita yang lebih banyak tinggal di dalam rumah bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Seorang wanita, ia mempunyai hati yang dapat dipercayai. Tidak satu haripun direncanakannya kecurangan terhadap suami dan anak-anaknya.Tangannya berhiaskan kekuatan. Tak ada satu hari juga pun rumah tangganya ditimpa kekurangan karena bijaksana ia. Penghasilan yang diterimanya diaturnya begitu rupa untuk kebutuhan rumah tangga, untuk berinvestasi, di tempat itu ia menanam dan dari tempat itu pula ia menuai hasilnya. Ia tersenyum akan hari esok. Harta rumah tangganya bertambah, namun hatinya tak melekat padanya. Ia mengulurkan tangan kepada yang membutuhkan dan memberikan hatinya disaat ia menolong. Ia tahu, bahwa ia bertanggung jawab untuk menyalurkan apa yang dipercayakan oleh Sang Pemilik Hidupnya. Para wanita muslimah, tetaplah bangga menjadi ibu rumah tangga. Bangunlah surga melalui rumahmu.

Senin, 21 September 2015

Jin Menghalangi Jodoh Dan Rezeki


Beberapa kali saya mendapati pertanyaan tentang hal ini yakni klaim sebagian orang bahwa mereka mampu melakukan hal yang sangat ‘luar biasa’ yakni menutup jodoh dan rizki orang lain. Atau pernyataan sebagian orang bahwa jin telah menutup jodoh dan rizki seseorang. Klaim ini terdengar sangat menakutkan terutama bagi orang-orang yang kebetulan sedang mengalami kesulitan rizki, terlilit hutang atau mereka yang kebetulan belum bertemu dengan jodohnya padahal usia telah beranjak semakin tua.

Sedemikian luar biasanya kah kemampuan jin dan dukun itu hingga mampu mencegah datangnya rizki dan jodoh padahal keduanya adalah takdir alias wilayah kekuasaan ALLOH. Mungkinkah jin dan dukun itu mengintervensi kekuasaan Alloh swt ? Disinilah pemahaman dan akidah kita dipertaruhkan.

Baiklah, mari kita lihat penjelasan Al Qur’an tentang fenomena mencegah atau menutup rizki, dan jodoh.

QS. Al Mulk : 21
Atau siapakah yang dapat memberimu rizki jika DIA menahan rizki NYA ? bahkan mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri dari (kebenaran).

QS. Al Fajr : 16
Namun apabila Tuhan mengujinya dan membatasi rizkinya, maka dia berkata, Tuhanku telah menghinakanku.

QS An Naba : 8
Dan kami menciptakan kamu berpasang- pasangan.

Jika kita renungkan 3 ayat diatas maka akan terlihat dengan sangat jelas bahwa rizki dan jodoh adalah wilayah kekuasaan Alloh SWT, DIA-lah yang memiliki rizki, DIA yang membagikannya dan DIA pula-lah yang berkuasa menahan atau membatasinya. Demikian juga dengan jodoh adalah kekuasaan NYA. Keduanya mutlak milik NYA tanpa ada yang dapat mengintervensi. 3 ayat diatas sangat gamblang bagi kita.

Fenomena terhalanginya rizki memang benar adanya dan terlihat dari ayat diatas, tetapi yang mampu melakukannya adalah ALLOH SWT, sang Pemilik rizki, bukan jin apalagi dukun. Ayat-ayat tersebut sangat jelas menyebutkan siapa penguasa rizki dan jodoh itu. Kemampuan dukun dan jin untuk menutup rizki tidak pernah disinggung dalam ayat itu atau ayat ayat lain. Karena memang mereka tidak pernah mampu melakukannya.

Terhalangnya rizki, benar adanya dan dijelaskan dalam ayat di atas. Pertanyaannya, mengapa Alloh menutup, menghalangi atau membatasi rizki kita ?

QS Nuh : 10-12

“Maka aku berkata kepada mereka, ”mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, DIA Maha Pengampun.”

“Niscaya DIA akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu”

“Dan DIA memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”

Ayat di atas menjawab pertanyaan kita mengapa jodoh dan rizki kita terhalang. Ayat tersebut menjelaskan hikmah istighfar dan memohon ampun yakni dapat mendatangkan hujan, mendatangkan rizki, memiliki keturunan, menyuburkan lahan. Intinya adalah kemudahan dan jalan keluar atas permasalahan hidup kita terselesaikan dengan istigfar dan taubat kita.

Jika pemahaman ini kita balik maka sebenarnya yang menyebabkan rizki kita terhalang, munculnya kesulitan hidup adalah karena dosa dan kesalahan kita kepada ALLOH SWT. Jika kita membaca keseluruhan ayat dalam Surat Nuh mulai ayat 1, maka kita akan mendapati bahwa perintah istigfar tersebut karena adanya dosa dan kedurhakaan yang dilakukan oleh umat Nabi NUH as.

Silahkan anda buka kitab kitab para ulama tentang hikmah taubat dan istigfar, maka kita akan menemukan hikmah yang kurang lebih akan senada dengan surat Nuh diatas.

Inilah penghalang rizki yang hakiki. Karena dosa kita-lah, yang membuat Pemilik rizki menahan rizkiNYA.

Lalu bagaimana penjelasan terhadap anggapan bahwa jin dapat menghalangi jodoh dan rizki kita ?

Hhmm..Anda mungkin akan mengernyitkan dahi membaca penjelasan saya setelah ini, atau bahkan tertawa. Iya, karena memang diluar dugaan kita…..inilah yang sebenarnya dilakukan oleh jin itu. Jin itu tidak sedramatis yang kita bayangkan.

1. Menghalangi jodoh
Sebenarnya yang dilakukan jin pada 2 orang laki-laki dan wanita yang akan menikah atau sedang ta’aruf adalah seperti ketika anda sedang dimintai pendapat teman anda tentang wanita yang ingin dinikahinya atau ingin didekatinya. Apakah anda bisa membayangkannya?

Ok contoh riil begini. Teman wanita anda sedang minta pendapat anda tentang seorang laki-laki yang akan meminangnya. Padahal anda menyukai wanita itu, dan anda tidak termasuk orang yang jujur. Kira-kira apa yang akan anda katakan ? Saya yakin anda akan mengatakan pada wanita itu bahwa lelaki yang akan meminangnya bukanlah jodoh yang tepat, bahkan bila perlu anda akan menjelek-jelekkannya. Intinya agar wanita itu semakin ragu dan mengurungkan niatnya.

Jika anda kebetulan mengenal si laki-laki maka mungkin anda akan mendatangi rumah si laki-laki itu dan berusaha untuk membuat laki-laki tersebut membatalkan pinanganya, dengan cara menyampaikan berita bohong dan keragu-raguan. Targetnya sama yakni si laki-laki itu mengurungkan niatnya.

Nah, pahamkah anda sekarang ?

Jadi, sebenarnya persis seperti itulah yang dilakukan jin untuk menghalangi perjodohan.

Jika gangguan jin terjadi pada salah satu, yaitu si lelaki atau wanitanya saja maka jin itu akan berupaya membuat ragu agar pernikahan tidak terjadi, mungkin membuatnya selalu bimbang, membuatnya sulit memahami orang lain hingga sulit berteman, sulit bergaul, lebih nyaman berteman dengan sesama jenis, atau membuatnya tiba-tiba membenci laki-laki yang berusaha mendekatinya.
Jika gangguan jin terjadi pada kedua orang tersebut sekaligus maka jin itu tidak hanya membisikkan keraguan tetapi jin itu bisa menampakan diri dalam wajah si laki-laki atau si perempuan sehingga ketika mereka bertemu wajah seolah berubah. Jika jin berulah di tubuh si perempuan maka mungkin si laki-laki akan melihat wajah wanita tersebut aneh atau menakutkan, atau mengeluarkan bau tidak sedap, atau bahkan jin si perempuan itu akan datang dalam mimpi si laki-laki dan jin itu mengancam jika sampai pernikahan terjadi.
Jika si laki-laki termasuk orang yang baik dan tidak ada gangguan jin dalam tubuhnya maka laki-laki itu tidak akan melihat penampakan wajah yang dilakukan oleh jin yang ada dalam tubuh wanita itu.

Saya pernah menemui seorang wanita yang salah satu keluhannya adalah wajahnya terlihat tua oleh sebagian orang. Tetapi selama proses ruqyah saya tidak melihat wajah tua itu, wajahnya terlihat biasa saja. demikian pula dengan orang-orang yang hadir di dalam ruqyah itu, mereka tidak melihatnya.

Dari kejadian itu saya mengambil kesimpulan bahwa jin lebih mudah berulah pada orang yang sudah ada jin dalam tubuhnya. Oleha karena itu, jika anda seorang wanita yang sedang mengalami gangguan jin, dan suatu saat ada seorang laki-laki ingin melamar anda, tiba tiba dia mengurungkan niat karena melihat wajah anda aneh, atau tiba-tiba ia membenci anda maka bersyukurlah. Karena laki-laki tersebut termasuk mudah dikerjai oleh jin dan kemungkinan besar dalam tubuhnya juga sedang terdapat jin.

Jika kita perhatikan penjelasan diatas maka sebenarnya yang dilakukan oleh jin itu tidak lebih canggih dari yang kita lakukan untuk menggagalkan niat seseorang. Jin itu sama sekali tidak bisa mencegah takdir. Jin itu hanya berupaya agar tubuh yang ditempatinya selalu ragu, tidak mantap, membenci setiap lawan jenis yang berusaha mendekatinya, membuatnya mudah salah paham dengan lawan jenis hingga tidak bisa berteman dengan lawan jenis. Atau dia berusaha menampakan diri pada orang yang berusaha mendekati tubuh yang ditempatinya. Terutama JIKA orang yang ditampaki tersebut sedang mengalami gangguan jin pula. Karena jin jauh lebih mudah menampakkan diri pada orang yang ada gangguan jin dalam tubuhnya.

Namun jika wanita atau laki-laki itu berpegang teguh pada syariat, mengikuti pendapat hasil musyawarah, mengikuti orang tua dan istikhoroh maka pernikahan tetap bisa terjadi walaupun bujukan jin itu tetap ada. Jadi jin itu hanya membisikan sedangkan keputusan ada ditangan wanita atau lelaki itu. Jika pemahamannya kuat, maka dia akan mengabaikan bisikan itu.

Misalnya, bisikan jin dalam batinnya mengatakan batalkan pernikahan, tiba-tiba membenci si pelamar bahkan dia melihat wajah lelaki itu menakutkan. Tetapi semua orang mengatakan bahwa lelaki itu sholih, nasabnya baik, orang tua juga berpendapat baik, musyawarah keluarga mengatakan laki-laki itu baik, semua teman mengatakan lelaki itu baik. Maka jika wanita itu berpegang teguh pada syariat yakni mengikuti hasil musyawarah, maka dia tetap akan menerima lelaki itu menjadi suaminya walaupun bisikan jin itu ingin menggagalkan dan walaupun wajah lelaki itu nampak buruk. Musyawarah adalah bagian dari syariat dan dapat menjadi hujjah / dasar perbuatan sedangkan perasaan tidak dapat menjadi dasar perbuatan. Tentu dengan catatan bahwa musyawarah tersebut dilakukan dengan ikhlas, memohon pertolongan Alloh, jernih, obyektif dan dengan data informasi yang lengkap dan valid.

Jadi kemampuan jin itu hanyalah sebatas memberikan keraguan dalam batin kita sebagaimana bujuk rayu seseorang pada diri kita, dia tidak pernah mampu menghalangi jodoh kita dalam arti sebenarnya. Karena jodoh adalah ketetapan dan kekuasaan ALLOH SWT.

2. Menghalangi rizki
Jika kita memahami pembahasan diatas maka kita akan memahami cara kerja jin untuk menghalangi rizki kita. Cara kerjanya sama seperti menghalangi jodoh.

Jin itu berupaya membisikan keraguan, kebimbangan dalam melangkah dan memulai usaha, sulit untuk berpikir jernih dalam mencari rizki, ada dorongan sangat kuat untuk mencari rizki dari kerja yang haram, sulit bergaul, sulit konsentrasi, mudah putus asa, fisik lemah, mudah salah paham, mendorong agar tidak amanah, dan lain-lain. Intinya jin itu berupaya agar kita lemah dalam berikhtiar mencari rizki.

Jadi itulah ulah yang dilakukan jin, sungguh mereka tidak pernah bisa menghalangi rizki kita dalam arti sebenarnya. Karena rizki ada dalam kekuasaan NYA. Maka jika kita sedang menghadapi kesulitan, sebenarnya bukanlah ulah jin tetapi mungkin karena ada dosa dan kedurhakaan kita kepada sang Pemilik Rizki baik dosa yang kita sadari maupun tidak kita sadari. Langkah terbaik adalah memperbanyak taubat dan istighfar BUKAN melakukan ritual tolak bala, ritual membuang sial, ruwatan atau menggunakan jimat keberuntungan.

Dengan memahami ini, saya berharap kita tidak lagi menganggap jin (syetan) dan para sekutunya (dukun) adalah makhluk yang memiliki kemampuan luar biasa hingga bisa melampaui wilayah kekuasaan Alloh SWT. Mari kita pahami bahwa mereka tidak lebih adalah makhluk berakal yang masih memiliki keterbatasan sebagai makhluk. Diantara jin itu ada yang beriman dan ada pula yang durhaka sebagaimana manusia.

Kuatkanlah pemahaman kita tentang akidah yang lurus, berkomitmen terhadap pengamalan syariat dalam kehidupan sehari – hari, dan selalu gunakan akal yang jernih untuk memutuskan sesuatu. Semua ini adalah benteng untuk mengatasi bisikan dan tipu daya syetan.

Wallohu a’lam.


Sumber : Muslimah Corner.com

Minggu, 20 September 2015

3 Tipe Wanita, Ada yang Menyenangkan, Menyusahkan atau Diantara Keduanya


Pernikahan sangat mulia di dalam Islam, karena dari pernikahanlah akan berawal generasi-generasi yang kelak akan mengelola Bumi beserta isinya.

Sehingga Islam juga mengatur bagaimana semestinya seorang muslim dan muslimah dalam memilih pasangan hidupnya.

Ini dimaksudkan untuk mencapai kebahagiaan muslim/ah tersebut di dunia hingga kelak dia sampai di akhirat.
Rudifillah El Karo, Pengurus Rumah Dakwah Indonesia, mengatakan setidaknya ada beberapa kriteria calon Istri ideal menurut pandangan Islam.

KRITERIA CALON ISTRI IDEAL :

1. Shalehah
Rasulullah bersabda, "Setelah ketaqwaan, tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi seorang lelaki daripada istri shalehah, jika ia melihat istrinya, istrinya itu menyenangkannya; jika ia menyuruhnya, ia mematuhinya; jika ia memberi, ia beterimakasih; dan jika ia pergi, istrinya menjaga diri dan hartanya".
(HR. Ibnu Majah)
Sifat terpenting yang dicari lelaki pada wanita adalah mulia, menjaga diri dan beragama.
"Wanita dinikahi karena 4 hal; harta, kecantikan, kehormatan, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang beragama maka engkau akan beruntung".
(HR. Bukhari dan Muslim)

Istri shalehah adalah penenang dan penolong masalah agama dan dunia

2. Akhlak Mulia
Sabda Rasulullah ketika ditanya, "Apakah hal yang terbaik yang Allah anugerahkan pada Manusia? Beliau ﷺ menjawab, "Akhlak yang mulia"
(HR. Ibnu Hibban)
Akhlak mulia tidak akan membuat istri menyakiti suami, karena mereka tahu bahwa akhlak yang mulia pada suami adalah ibadah paling utama di hadapan Allah

3. Keturunan
Sabda Rasulullah ﷺ, "Cermatlah dalam memilih istri yang akan menerima nuthfah-mu, sebab sifat orang tua sangat berpengaruh pada Anak"
(HR. Ibnu Majah)
Beliau ﷺ melarang kita terpikat pada wanita cantik yang berasal dari keluarga buruk.
Beliau bersabda, "Jauhilah khadaraa' ad-diman", para sahabat bertanya "apa khadaraa' ad-diman?" Beliau bersabda, "Wanitacantik dari keluarga yang buruk".
(HR. Ad-Dailami dan Ad-Daruquthni)
Selain dari keluarga yang kurang baik, maka dihindari wanita yang dididik secara buruk.
Terkadang ada wanita shalehah dan berakhlak baik, padahal orang tuanya tidak terhormat. Apakah tidak boleh dipilih jadi istri?
Allah berfirman,

"Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain"
(QS. An-Najm: 38)

4. Hendaklah Seorang Gadis
Rasulullah Bersabda, "Carilah istri yang masih gadis, sebab rahim mereka lebih subur, mulut mereka lebih lembut, tipu daya lebih sedikit, dan lebih ridha pada penghasilan yang sedikit" (HR. Ibnu Majah dan At Thabarani)
Wanita (istri) ada 3 macam, ada yang menyenangkan, ada yang menyusahkan, ada juga yang tidak menyenangkan dan tidak menyusahkan.
Yang menyenangkan adalah gadis yang tidak punya pengalaman selain darimu, jika melihat kebaikanmu dia bersyukur pada Allah.
Yang tidak menyenangkan adalah janda yang punya anak dari suami terdahulu, sebab dia akan menimpakan keinginan anaknya padamu, dan lebih mengikuti anaknya.
Yang di antara kedua itu adalah janda yang belum memiliki anak, sebab melihat kebaikanmu ia akan berkata ini pantas untukku, jika ia melihat keburukanmu ia akan merindukan suaminya yang pertama

5. Cantik Dan Menyenangkan Bila Dipandang
Kecantikan itu relatif, karena semua orang memiliki pandangan yang berbeda tentang kecantikan.
Namun jangan sampai kecantikan menjadi prioritas utama dalam pernikahan, karena pasti akan menemukan kegagalan.

6. Cerdas dan Pandai Mengurus Rumah Tangga
Seorang istri harus cerdas dalam mengelola rumah tangga, menentukan masa depan anak, dan memanajemen rumah.
Imam Ahmad pernah berkata, "Sifat kewanitaan ada pada setiap wanita, tetapi kecerdasan tidak ada pada setiap wanita"

7. Sepadan
Mencari istri/suami sempurna itu tidak mungkin, carilah yang sepadan.
Jangan ada jurang terlalu dalam, baik mental dan akhlak.
Carilah yang sepadan dalam pemikiran, pemahaman, selera, cita-cita dan pola berfikir.


Via:  Tibunnews

Jari Tangan Bisa Tunjukkan Orang Suka Selingkuh atau Tidak


Cukup dengan melihat pada panjang jari manis.

Dream - Para ilmuwan menyatakan telah menemukan cara mudah untuk menilai seseorang suka selingkuh atau tidak. Cukup dengan melihat pada panjang jari manis.

Dalam studi terbaru yang diterbitkan dalam Biology Letters, para ilmuwan di University of Oxford melakukan penelitian terhadap 1.314 tangan pria dan wanita.

Hasilnya, pria dan wanita yang memiliki jari manis lebih panjang dari jari telunjuknya, terbukti tidak setia. Menurut penelitian, panjang jari tangan menjadi tanda penting tentang pergaulan bebas.

Penelitian didasarkan pada metode rasio 2D:4D, yang mengatakan bahwa panjang jari manis seseorang mengindikasikan tingkat hormon testosteron saat berada di dalam kandungan.

Semakin panjang jari manis seseorang, dibandingkan dengan jari telunjuknya, semakin tinggi hormon testosteron yang dikeluarkan dalam kandungan. Hal ini dikaitkan dengan perilaku selingkuh atau pergaulan bebas.

Penelitian juga menemukan bahwa pria dan wanita sebenarnya punya kecenderungan yang sama untuk selingkuh. Data tersebut didapat dari kuesioner online tentang kebiasaan seksual terhadap 585 responden antara usia 18-63 tahun.

Data tersebut menyebutkan 57 persen pria cenderung suka selingkuh dan 43 persen memilih untuk setia.

Sementara untuk yang wanita 47 persen cenderung untuk selingkuh sementara sisanya, 53 persen, memilih untuk setia.

Data 2D:4D saja menunjukkan baik pria dan wanita cenderung melakukan selingkuh yang masing-masing mencapai 62 persen dan 50 persen.

Namun peneliti mengatakan ini bukan sesuatu yang mutlak. Karena masih banyak faktor lain yang memengaruhi.

Tingginya jumlah responden yang termasuk kategori 'tak setia' dalam penelitian kuesioner mungkin disebabkan oleh pengaruh pengalaman hidup dan budaya.

"Perilaku manusia dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti lingkungan dan pengalaman hidup," kata Robin Dunbar, salah satu profesor Oxford yang melakukan penelitian.

"Apa yang terjadi di dalam rahim mungkin hanya memiliki efek yang sangat kecil pada sesuatu yang kompleks seperti hubungan suami istri."


Via: Dream.co.id

Kamis, 17 September 2015

Sebuah kotak kecil yang mampu menggegarkan hati seorang isteri..


Ketika saat terlafaznya "Aku Terima Nikah.." daripada mulut suami, bermula detik itu seorang isteri hanya menunggu tibanya masa untuk membuka kotak ini.. Saban bulan, saban tahun, akhirnya sentiasa dibuang ke tong sampah dengan hati kecewa.. Sehari lewat, hati mula berdebar.. Seminggu lewat, hati mula bergetar.. Tapi yang ditunggu akhirnya hanya air mata yang tiba.. Tapi hati ini masih cuba untuk sabar..

Kotak kecil yang mengandungi secebis harapan.. 
Kotak kecil yang mampu membunuh secebis impian... 

Boleh dikatakan, saat bersendirian di kamar mandi itu merupakan saat yang paling mendebarkan hati.. Bila keputusannya hampa, cepat-cepat dibungkus rapi dan dibuang tanpa pengetahuan suami.. Setiap kali lewat ianya tiba, hati merayu merintih berdo'a biarlah kali ini ada isinya.. Walaupun sudah berbulan dan sudah bertahun mencuba, kotak ini tetap tidak pernah dilupa.. Kotak ini tetap dicari juga.. Kotak yang menyimpan sejuta harapan bahagia, dan juga sejuta impian kecewa.. 

Hanya mereka yang melaluinya akan benar-benar mengerti apa yang dirasa.. Kadang-kadang cuba juga untuk sembunyikan daripada suami, tapi ada ketikanya suami ternampak kotak rahsia.. ALLaHu ALLaHu... Bagaimana kalau jawapannya masih hampa? Suami tak henti bertanya... "Macam mana?" 
Tak terkeluar kata-kata nak menjawabnya.. Diri ini hanya mampu menggelengkan kepala.. Jelas suami terus berwajah suram.. tapi suami cukup faham.. cukup setia.. Walaupun hatinya turut kecewa, dia masih mampu mendamaikan kehampaan isterinya..

"Takpe la sayang.. Takde rezeki kita lagi.. Kita cuba lagi yer..." 

Getar suara suami itu bagaikan guruh berdentum di langit... Walaupun telinga ini tidak bingit, tapi hati ini merintih perit.. Tahu suamiku turut bersedih.. Ketika itu, hati pasti merintih.. 

"Adakah aku memang tak mampu memberikan dia zuriat?"

Kadang-kadang sudah malas hendak menjawab pertanyaan orang.. Malas hendak fikir apa yang orang kata.. Setiap kali terlihat gambar bayi-bayi comel, terdetik dalam hati.. Bagaimanakah agaknya rupa anakku nanti jika ada rezeki anak sendiri? Setiap kali berkumpul bersama keluarga, melihat ipar duai memegang anak masing-masing, diri terasa amat terasing.. Anak saudara dimanja ibarat anak sendiri.. Tapi tetap rasanya tak sama di hati.. Mendengar orang bercerita perihal anak mereka, diri ini hanya mampu memasang telinga.. Alangkah indahnya jika dapat turut sama bercerita...
Ya ALLaH.. Kau kuatkanlah hatiku ini..

Suamiku.. Maafkanlah isterimu ini.. Bukan isterimu ini tidak mahu mengandungkan zuriatmu.. Bukan isterimu ini tidak mahu menimang permata hati agar kita bergelar ayah dan ibu.. Apakan daya.. isterimu ini hanya wanita lemah yang tak mampu mengubah takdir ALLaH...

Abang... Berjanjilah dengan sayang... 
Abang tak akan sia-siakan sayang... 
Abang tak akan cari yang lain hanya kerana kegagalan sayang memberikan cahayamata buat abang... 
Setiap hari sayang berdo'a agar ALLaH tunaikan impian kita... 
Setiap hari sayang berdo'a agar abang tidak berubah hati dan cinta... 
Sayang hanyalah ibarat kain buruk di kaki abang.. 
Sayang hanyalah seorang wanita yang tak sempurna di mata abang... 
Usahlah dibuang kain buruk ini.. 
Usahlah dilempar keluar wanita ini dari rumah kita..
Hanya ini permintaan sayang sebagai isteri...
Jangan sampai abang berubah hati...
Jangan sampai abang bertukar cinta..
Terima kasih abang sebab sentiasa setia bersama sayang selama ini... 
Kasih abang sayang junjung.. 
Cinta abang sayang julang.. 
Setia abang sayang sanjung..
Sampai ke akhir hayat...

~ATOK~
16 Sept 2015
Kuala Lumpur

P/S: Nukilan ini atok karang berdasarkan pengalaman kami suami isteri selama 7 tahun lamanya menanti.. Atok sebagai suami, atok cuba selami hati isteri.. Atok yakin, inilah yang isteri atok lalui selama ini...

Selasa, 15 September 2015

Apakah Benar Tak Boleh Ceritakan Aib kepada Suami?


Imad Al Hakim dalam buku Kaifa Tashiliina ilaa Qalbi Zaujik (Memikat Hati Suami) membuat satu bab berjudul Jangan Kau Ceritakan Aibmu di Depan Suami!

Bab itu didasari oleh fatwa Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha ketika ada seorang wanita yang menceritakan sebuah aib yang ia alami. Namun belum lengkap ia menceritakan, Aisyah telah memotong kalimatnya agar ia tidak meneruskannya.

Maryam binti Thariq meriwayatkan bahwa seorang wanita menemui Aisyah radhiyallahu ‘anha. “Wahai Aisyah,” kata wanita itu, “ketika aku sedang pergi haji menuju Baitullah, laki-laki yang menyewakan kendaraan untuk jamaah haji itu sengaja menyentuh betisku…”
Belum selesai kalimat itu, Aisyah langsung menghentikannya. “Sudah, cukup”

Aisyah kemudian berpaling dan menuruh wanita tersebut keluar. Setelah itu, ummul mukminin juga keluar dan mengumpulkan para wanita mukminah lantas menasehati mereka semua:
“Wahai wanita-wanita mukminah, jika kalian berbuat salah, janganlah sekali-kali menceritakannya kepada orang lain. Mintalah ampunan kepada Allah dan bertaubatlah. Manusia seringkali menginginkan membuka aibnya dan tidak menutupinya. Sedangkan Allah bermaksud menutupinya dan tidak membukanya.”

Menceritakan aib sendiri dilarang karena tidak ada manfaatnya kecuali hanya membuat aibnya terbuka. Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menutup aib itu. Yang dikehendaki Allah, ketika seorang hamba melakukan kejelekan, ia segera bertaubat kepadaNya dengan taubat yang sebenar-benarnya. Taubat nasuha.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

كُلُّ أُمَّتِيْ مُعَافًى إِلَّا الْمُجَاهِرِيْنَ وَإِنَّ مِنَ الْمُجَاهِرِةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِالْلَيْلِ عَمَلًا ثُمَّ يُصْبِحُ وَقَدْ سَتَرَهَ اللهُ فَيَقُوْلُ يَا فُلَانُ عَمِلْتُ البَارِحَةَ كَذَا وَكَذَا وَقدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ وُيُصْبِحُ يَكْشِفُ سَتَرَ اللهُ عَنْهُ

“Setiap ummatku akan mendapatkan ampunan dari Allah Azza wa Jalla kecuali al Mujaahiriin yaitu orang yang mengerjakan sebuah perbuatan buruk pada malam hari. Di waktu pagi, ketika Allah telah menutupi aibnya, laki-laki itu mengatakan, “Wahai Fulan, aku telah mengerjakan begini dan begini”. Itulah orang yang malamnya Allah telah menutup aibnya lalu ia membuka aibnya sendiri di waktu pagi” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketika menjelaskan hadits ini dan sejenisnya, Ibnu Abdil Barr menerangkan:

فِي هَذَا الْحَدِيثِ دَلِيلٌ عَلَى أَنَّ السِّتْرَ وَاجِبٌ عَلَى الْمُسْلِمِ فِي خَاصَّةِ نَفْسِهِ إذَا أَتَى فَاحِشَةً ، وَوَاجِبُ ذَلِكَ أَيْضًا فِي غَيْرِهِ

“Dalam hadits ini terdapat dalil yang menunjukkan bahwa ketika seorang muslim melakukan perbuatan yang keji wajib baginya menutupinya, dan begitu juga ia wajib menutupi aib orang lain”

Selain itu, menurut Imad Al Hakim, mengapa istri tak boleh menceritakan aibnya kepada sang suami karena hal itu akan membuat sakit hati. “Saudariku, jika engkau telah berbuat kesalahan atau dosa, janganlah kau ceritakan aibmu tersebut kepada suamimu agar ia tak sakit hati atau cemburu.”

Misalnya sang suami pergi keluar kota untuk waktu yang cukup lama. Lalu seorang istri tak mampu menahan syahwatnya kemudian melakukan masturbasi. Itu merupakan aib. Dan aib itu tidak perlu diceritakan kepada suaminya. Namun ingat, menyembunyikan aib ini bukan untuk mengulanginya. Namun untuk segera bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan tidak mengulanginya. Wallahu a’lam bish shawab. (webmuslimah)

Jumat, 11 September 2015

10 Hal yang Akan Dirasakan Ibu Menyusui. Dan Nomor 8, Ibu Pasti Merasakan Kehilangan


Asi adalah Hak Bayi. Selain karena memang itu penting untuk bayi, dalam undang-undang juga diatur. Sudah banyak ibu, organisasi dan komunitas-komunitas yang mengkampanyekan betapa pentingnya ASI.

Bahkan Para Ayah juga sudah banyak ikut terlibat dan peduli dalam proses ASI ini. Salah satu komunitasnya adalah Komunitas ayah ASI. Ia memberikan dorongan semangat dan motivasi, ia memberikan bantuan para Ibu untuk tetap memberikan Asi ekskklif pada Buah hatinya.

Akan tetapi, ada hal-hal yang tidak bisa dirasakan oleh Ayah. Hal-hal ini hanya akan dirasakan Ibu Menyusui:

1. Walau Lelah Selepas Melahirkan, Proses IMD (Inisiasi Menyusui Dini) itu luar biasa, apalagi untuk Ibu anak pertama

Ini adalah proses menyusui pertama, rasanya tentu campur aduk. Ada cemas, ada bahagia bisa merasakan ini. Bisa mengelus bayi, merasakan tarikan nafas dan melihat ubun-ubunnya yang naik turun.

2. Rasa lapar dan Haus Berlebihan itu wajar karena butuh untuk kecukupan ASI
Hal ini wajar terjadi, karena seorang ibu menyusui butuh ekstratenaga dan banyak cairan untuk kecukupan air susu ibu. Mungkin ada Ibu akan kuatir menjadi kegendutan, tapi sebenarnya badan ibu akan menjadi lebih susut.

3. Stress adalah minggu pertama sampai setidaknya sebulan menyusui
iya, aplagi jika putinya lecet. Setiap waktunya menyusui tegang minta ampun, stress minta ampun nahan sakitnya.
Ibu umumnya menderita sekali diawal awal menyusui. Disini peran ayah penting untuk memberikan dorongan movitasi, semangat dan mungkin pijat ibu.

4. Tidak Bisa Tidur Nyaman, Ini yang hal yang sering terjadi
Apalagi di 3 bulan pertama. Bayi akan terus menerus minta disusui karena mudah lapar bisa jadi hanya dalam beberapa menit. Sifat ASI yang lebih cair dan lambung bayi yang masih kecil membuatnya mudah merasa lapar. Terkadang ibu akan menjadi kurang tidur.
5. Mungkin Juga pernah merasakan Lecet dan perih

Rasa sakit pada payudara akibat puting yang lecet sering dialami. Bahkan saat bayi berusia 6 bulan.

6. Terkadang salah posisi atau posisi menyusui tidak tepat
Bayi menyusui memakan waktu 20-30 menit, bisa lebih jika ia ngempeng.
Namanya juga baru belajar menyusui, terkadang salah posisi atau posisi menyusui tidak tepat. Kalau dari awal menyusui posisinya sudah salah, akibatnya pegel pegel.

7. Sakit punggung adalah hal yang paling perangi dalam proses menyusui
Seorang ibu menyusui akan menghadapi berbagai macam perubahan dalam tubuhnya. Sakit punggung adalah hal yang paling perangi dalam proses menyusui. Ada rasa capek dan pegal yang tak kunjung sembuh, rasa ngilu di sekujur tubuh dan gigi sensitif menjadi teman saat menyusui. Agar sukses menyusui dan tidak menyerah, maka ibu perlu berdamai dengan keadaan, selalu berpikiran positif dan menjaga nutrisi.

8. Ibu tentu saja akan kehilangan “Me Time”
Ketika memiliki seorang bayi maka hilanglah semua masa-masa me time hingga anak berusia lebih dari 2 tahun. Tak jarang, bagi ibu yang sudah terlalu capek apalagi ia pun masih bekerja menjadi lebih “kusut” dan “memiliki kantong mata” besar. Selain mengurus anaknya ia pun harus mengatur rumah tangga juga melayani suaminya.

9. Menjadi Mudah Pelupa, Harapa Maklum
Harap memaklumi jika Ibu menyusui menjadi lebih pelupa. Hal ini karena ibu kekurangan cairan tubuh yang membuatnya kurang konsentrasi. Cairan tubuh ibu otomatis terbagi untuk suplai ASI. Hal ini akan semakin parah terjadi bila ibu kurang minum.

10. Digigit, hal yang membuat beberapa Ibu tak mau menyusui
Salah satu hal yang membuat beberapa Ibu tak mau menyusui, yaitu takut sakit digigit. Ketika digigit rasa sakitnya bisa sampai ke ubun-ubun. Tetapi janganlah gentar karena hal tersebut tidak berlangsung terus-menerus.
Pastinya memang hal ini terjadi saat bayi tumbuh gigi, namun sebenarnya bisa diatasi sejak dini, yaitu dengan cara menyusui yang benar.

MasyaAllah... Jangan Baca kalau tidak menyiapkan Tissu !!!


Yg perempuan namanya dewi rachmayani biasa di panggil decil...
Yg kakek bernama pak soleh...

2 orang ini tidak saling kenal sebelumnya...
Tapi...mari kita lihat cara Allah mempertemukan mereka dan menjadikan yg satu sbg pembuka pintu rizkinya...
Adalah soleh seorang kakek berusia 65th yg selama ini berprofesi sbg tukang ojek yg mangkal di stasiun pal merah...
Dgn umurnya yg semakin tua makin sedikit org yg memilih diantar dgn beliau dgn alasan kl udh tua pasti lambat jalannya dll...

Adalah dewi yg sebenernya sdh pesan ojek lwt grab bike dan ketika ditawarkan dgn santun helm pak soleh agar mau naik ojeknya kemudian mengambil peluang tsb dan mengcancel orderan grab bike nya...

Hati dewi tersentuh oleh kesantunan sang bapak...
Dan sang bapak hanya berikhtiar dgn harapan ini adl rejekinya...

Dlm perjalanan decil yg kebetulan seorang produser tentu byk tanya knp si kakek msh bekerja diusianya yg senja dan tentu saja pak soleh bercerita dgn jujur ttg kehidupannya...

Hati nurani dewi tergugah apalagi pak soleh tdk mau pasang tarif harga brp yg hrs dibayar malah bertanya jika 20rb kemahalan apa tidak dr jarak sejauh pal merah kuningan...

Ketulusan masing2 pihak akhirnya menjadi pemenang...
Pak soleh ikhlas dikasih berapa aja ..
Decil ikhlas sebagian besar uang yg tersisa di dompetnya berpindah...

Tidak hny itu decil yg pintar meminta no telp pak soleh dan memotonya sbg dokumen...dia berharap kl dia cerita di medsos minimal akan ad org yg mau pake jasa pak soleh...

Kun fayakun...
Nurani menang...cerita keikhlasan ini goes viral...dan pak soleh tetiba mendapat orderan dimana2 dan rejeki yg berdatangan terus.menerus..

Sehingga puncak kebahagiaan ini adl ketika decil mengundang pak soleh ke NET tv tmpt decil bekerja...
Pak soleh dan istri mendapatkan hadiah umroh dr salah satu penonton yg mulia..

SubhanAllah...
Alhamdulillah...
Allahu Akbar...

Sungguh indah rekayasaMu Ya Rabb.
Alhamdulillah kebaikan selalu menang.
Terima kasih dewi yg telah bercerita ttg pak soleh ini..smg bapak barokah hidupnya setelah ini ya pak

Selasa, 08 September 2015

Terapi Jeruk Nipis Peras untuk Cepat Hamil dari Dewi Yull

Tahun baru 1 Januari 2002 adalah hari yang tidak mungkin bisa saya lupakan seumur hidup saya. Pada hari itu saya dan suami, serta ibu mertua saya Alm Ibunda Rina Nelwan Subali mengunjungi rumah pasangan selebritas tanah air Ray Sahetapy dan Dewi Yull.

Lokasi rumah tersebut di kompleks perumahan mewah Bintaro. Pada waktu itu, kedua pasangan selebritas papan atas ini belum tersiar kabar perceraian. Kami sebagai kerabatnya juga tidak melihat tanda-tanda keretakan rumah tangga mereka.

Kedatangan kami adalah untuk mengucapkan ulang tahun kepada Bang Ray yang kebetulan jatuh tepat pada tanggal 1 Januari.

Pagi yang cerah, kami sudah tiba di rumah Ray Sahetapy dan Dewi Yull. Kedatangan kami disambut hangat oleh Dewi Yull yang saat itu baru saja melahirkan seorang bayi tampan bernama Mohammad Raya. Dia menyambut kami sambil menimang si kecil Raya. Wajahnya cantik dan segar. Sambil bercakap-cakap kami dipersilahkan untuk mencicipi hidangan ala Cirebon yang tersaji di ruang makan tersebut.

Saat itu saya mengungkapkan kecemburuan saya pada Mbak Dewi Yull yang bisa menimang anak lagi tahun ini. Sedangkan saya yang sudah menikah dua tahun belum juga diberi kepercayaan oleh Tuhan untuk menimang bayi. Sebenarnya, sebulan setelah menikah saya langsung hamil. Kehamilan tersebut kami sambut dengan gembira.

Namun sayang, usia janin dalam kandungan saya pada waktu itu hanya berusia lima minggu atau sebulan lebih satu minggu saja. Saya mengalami keguguran dan langsung dilakukan operasi kuret oleh dokter kandungan di rumah sakit. Sedih sekali saya saat itu. Perasaan sedih bercampur aduk menjadi satu. Saat itu saya sempat menyalahkan diri saya yang terlalu mementingkan pekerjaan kantor ketimbang menjaga kesehatan diri saya. Sebenarnya dalam kehamilan pertama ini, saya tidak pernah mengalami sakit pada bagian kandungan. Saya juga tidak habis pikir mengapa saya bisa sampai keguguran padahal saya tidak punya riwayat penyakit apa pun selain batuk-pilek.

Saat saya melakukan kontrol untuk yang kedua kalinya, dokter kandungan yang memeriksa kandungan saya menyatakan bahwa janin yang ada di kandungan saya tidak berkembang dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan lagi.

Kira-kira setahun setelah keguguran itu, saya kemudian hamil lagi. Namun sama seperti kehamilan pertama saya sebelumnya, janin saya hanya mampu bertahan lima minggu dalam rahim saya. Lagi-lagi saya terpukul karena harus kehilangan calon anak yang sudah sekian lama saya dan suami nantikan. Namun saya sebagai manusia biasa hanya mampu pasrah kepada kehendak-Nya.

Mbak Dewi tahu persis dengan keadaan saya dan suami yang sedang berduka.

Saat itulah Mbak Dewi menghibur saya sambil mengatakan, bahwa anak adalah titipan Allah SWT. Jika Allah sudah menganggap kita siap menerima titipan-Nya, maka Allah akan memberi.

“Sebagai manusia, kita memang harus pasrah diri pada kehendak-Nya. Namun manusia juga diperbolehkan untuk tetap berusaha. Nah, jangan sedih. Mbak Dewi punya resep terapi tradisional keluarga yang mudah-mudahan bisa mempercepat keinginan seseorang untuk memiliki anak,” ungkap Dewi Yull sambil asyik menyusui bayinya.
“Serius, Mbak?” tanya saya setengah percaya.

Ya iyalah…saya ini terkenal sejak dulu adalah tipe orang yang paling tidak antusias dengan pengobatan tradisional. Meskipun Ibunda saya berasal dari Jawa dan punya banyak resep tradisonal, saya kurang percaya (itu cerita dulu, sekarang saya malahan rajin minum jamu gendong dan percaya khasiatnya heheheheh). Jika ibu saya membuatkan jamu beras kencur atau kunyit asam, saya cuma menganggapnya sebagai minuman penghilang haus dahaga saja (karena kebetulan jamu beras kencur dan kunyit asam enak sekali jika di dinginkan dalam lemari es).

“Kamu ini belum apa-apa, Puri. Coba lihat sekretaris Mbak itu sudah lebih dari lima kali keguguran. Namun berkat terapi jeruk nipis, akhirnya dia bisa hamil dan sekarang sudah melahirkan dengan selamat,” kata Dewi Yull. Kebetulan sekretaris Dewi Yull itu masih keluarga dekat juga.

Dewi Yull mengatakan dia telah menganjurkan sekretarisnya itu untuk menjalani ‘terapi jeruk nipis’. Setelah terapi selesai, bulan berikutnya sekretarisnya itu hamil dengan lancar dan sehat.
Namun Dewi sekali lagi mengingatkan kepada saya bahwa manusia boleh berusaha tetapi Tuhan juga yang menentukan.

Karena keinginan yang besar untuk mempunyai anak, akhirnya esok harinya, di rumah, saya mulai menjalani terapi jeruk nipis.

Cara meminumnya adalah jeruk nipis itu diparas tanpa diberi tambahan campuran apa pun. Air perasannya harus diminum sampai habis (seperti minum jamu, diminumnya tidak boleh ada sisa). Uniknya, terapi jeruk nipis ini harus diminum selama dua minggu berturut turut-turut tanpa boleh putus. Jumlah jeruk yang di minum setiap hari adalah kelipatan 4. Bayangkan berapa buah jeruk nipis yang harus dikonsumsi dalam terapi ini? Tak tanggung-tanggung, lebih dari 160 buah!

Jika di tengah jalan misalnya persediaan jeruk habis di kulkas habis padahal jadwal terapi (2 minggu) belum selesai maka saya harus mengulangnya dari hari pertama.

Terapi yang terberat bagi saya adalah pada saat hari ke tujuh karena harus minum 28 buah air jeruk nipis. Karena saya memilih buah jeruk nipis yang ukurannya besar-besar maka dari 28 jeruk nipis tersebut menghasilkan satu gelas penuh sari jeruk. Wah, hampir muntah rasanya (saya tidak mau memuntahkan karena kalau muntah maka takaran jeruknya berkurang dan harus mengulang lagi dari hari pertama. Cape deh!) . Namun karena keinginan yang begitu kuat untuk mempunyai anak maka saya meminumnya sampai habis hanya dalam beberapa teguk.

Resep ‘terapi jeruk nipis’ ini menurut Dewi Yull sejak hari pertama hingga hari ke 14, setiap kali hendak diminum harus disertai dengan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing.

Inilah jumlah jeruk nipis yang harus diminum selama 14 hari tanpa boleh terputus. Pilih jeruk nipis yang sedang-sedang saja jika tidak kuat. Sebab jika terlalu besar akan menghasilkan air perasan yang sangat banyak. Sebelum terapi dijalankan, sehari sebelumnya coba saja terlebih dulu 2 buah jeruk nipis. Maksudnya agar perut tidak kaget. Setelah itu, esoknya baru mulai melakukan terapi minum air perasan jeruk nipis.

Hari ke-1………………………………….. 4 jeruk nipis
Hari ke-2…………………………………..8 jeruk nipis
Hari ke-3………………………………….12 jeruk nipis
Hari ke-4………………………………….16 jeruk nipis
Hari ke-5………………………………….20 jeruk nipis
Hari ke-6………………………………….24 jeruk nipis
Hari ke-7……………………………….....28 jeruk nipis
Hari ke- 8…………………………………..28 jeruk nipis
Hari ke-9…………………………………..24 jeruk nipis
Hari ke-10…………………………………20 jeruk nipis
Hari ke-11…………………………………16 jeruk nipis
Hari ke-12…………………………………12 jeruk nipis
Hari ke-13…………………………………. 8 jeruk nipis
Hari ke-14………………………………….4 jeruk nipis

Menurut Dewi, sebaiknya yang ikut melakukan terapi ini adalah suami istri. Namun jika suami tidak bisa tidak masalah.

Suami saya sendiri waktu itu tidak menjalankan terapi ini karena sedang sibuk dinas ke luar kota.

Sebulan kemudian, setelah menjalankan terapi tersebut, saya dinyatakan positif hamil oleh dokter kandungan saya. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas anugerah-Nya tersebut. Saya mengabarkan kepada suami dan orang-orang terdekat saya. Mengetahui kabar kehamilan saya ini, Mbak Dewi juga turut gembira. Dan ketika anak pertama saya lahir (anak lelaki), Mbak Dewi menjenguk saya RS Carolus, Jakarta Pusat.

Yang lebih membahagiakan lagi, ketika anak lelaki saya itu belum bisa jalan karena baru usia tujuh bulan, ternyata saya hamil lagi. Suatu karunia yang luar biasa bagi saya dan suami. Kehamilan kedua ini saya memiliki anak perempuan yang cantik. Kini saya telah mempunyai sepasang anak-anak yang sehat. Si sulung sudah berusia 10 tahun, sebentar lagi akan memasuki masa remajanya. Wah senang sekali saya.

Kebahagiaan saya ini juga saya bagikan kepada dua teman kantor saya waktu itu (lelaki) yang istrinya sulit mempunyai anak. Saya memberikan resep terapi jeruk nipis ala Dewi Yull. Namun seperti kata Dewi Yull kepada saya bahwa terapi ini hanyalah salah satu usaha untuk memperoleh keturunan. Manusia boleh berusaha namun Tuhan juga yang menentukan. Seorang teman saya; setelah isterinya melakukan terapi jeruk nipis, akhirnya berhasil hamil.

Sedangkan seorang teman yang lain masih harus bersabar.
Entah bagaimana kabar teman saya ini selanjutnya apakah sudah punya anak atau belum. Masalahnya setelah saya melahirkan anak kedua, suami saya meminta agar saya berhenti bekerja dari kantor tersebut. Alasannya agar saya lebih fokus pada anak-anak saja. Sayang juga sebenarnya sebab saya sudah merintis karier sudah lama. Saat itu saya sudah menduduki jabatan sebagai Manager PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia).

Kini walaupun Mbak Dewi Yull dan Bang Ray Sahetapy telah berpisah, namun hubungan kedua keluarga tetap terjalin harmonis. Setiap ada acara keluarga dan kami saling bertemu, pastilah Mbak Dewi menanyakan kabar kedua anak-anak saya. Saya pun tak pernah lupa mengucapkan terimakasih kepada Mbak Dewi berkat resep terapi jeruk nipisnya tersebut.

Namun lagi-lagi Mbak Dewi selalu mengingatkan kepada saya agar berterimakasih saja pada Tuhan Yang Maha Pencipta. Karena hanya dengan izin-Nya saja maka semuanya ini bisa terjadi.
Nah, bagaimana khasiat jeruk nipis jika ditinjau dari segi ilmu kesehatan modern?

Di dalam sari jeruk nipis terdapat kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C ini bergungsi sebagai antioksidan yang dapat menjinakkan radikal bebas dalam tubuh. Selain itu jeruk nipis memiliki kandungan sejumlah mineral dan fosfor yang mengatur metabolisme dalam tubuh.Karena kandungan vitamin C yang tinggi inilah maka ‘terapi jeruk nipis ini’ pada dasarnya juga dapat mneyembuhkan segala macam penyakit.

Menurut Dewi Yull, terapi jeruk nipis ini bukan melulu hanya diperuntukkan untuk pasangan yang meninginkan keturunan. Namun sesungguhnya terapi jeruk nipis ini dapat digunakkan untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Sebab melalui terapi jeruk nipis ini akan dikeluarkan semua racun yang ada dalam tubuh sehingga tubuh menjadi sehat dan bugar.

Itulah makanya, Dewi Yull menganjurkan agar tetap menjalankan terapi jeruk nipis ini untuk tujuan kesehatan secara umum. Terapi jeruk nipis ini dapat dilakukan secara rutin setiap enam bulan sekali atau setahun dua kali. Ini baik dilakukan oleh kaum perempuan maupun lelaki.

(Puri Areta)
Via : Akuinginhamil.blogspot.com

Beberapa Testimoni yang sudah Mencoba

Hukum Curhat Pada Suami Orang?


“Ya, mengapa dia selalu curhat pada suamiku? Mengapa bukan pada yang lain, Vy?” tanya seorang teman pada saya lewat telepon pagi ini. Saya dapat merasakan kegundahannya.
“Ini bukan yang pertama lho. Ada apa aja tuh perempuan curhatnya selalu sama suamiku,” tambahnya lagi berapi-api.

“Dia punya suami?”

“Sudah cerai. Tapi punya anak dari suaminya…aku kesal banget Vy! Kenapa sih perempuan itu nggak curhat sama saudara atau sahabat perempuannya yang lain…atau curhat pada teman cowoknya yang belum beristri kek…,” katanya hampir menangis.

Saya jadi ingat teman saya Ra. Beberapa waktu lalu rumah tangganya sempat goyang karena hal yang mirip. Ada teman perempuan suaminya yang curhat pada sang suami mengenai kasus hutang suami perempuan itu. Begitu “menderita”nya perempuan tersebut hingga suami Ra pun simpati. Lama kelamaan mereka jadi tambah dekat, apalagi ketika kemudian perempuan itu cerai dengan suaminya. Keadaan bertambah kacau buat Ra karena suami Ra lantas lebih suka curhat dengan perempuan itu ketimbang dengan istrinya sendiri dan mulai mengeluarkan sejumlah uang untuknya….Alhamdulillah pernikahan mereka yang sudah lebih dari sepuluh tahun itu bisa diselamatkan.

“Kamu tahu darimana tentang perempuan itu?” tanya saya.

Dari sms-sms di HP suamiku,” tuturnya seraya mengatakan ia terinspirasi dari lagu “Sms Siapa” yang lagi booming kini. “Terpaksa…,” tambahnya.

“Mungkin dia cuma cerita, Mbak. Jangan curiga dulu,” kata saya meredakan. “Mungkin kita malah harus bersyukur pada Allah karena banyak orang yang percaya pada suami kita….”

“Aku belajar dari pengalaman banyak teman lain, Vy. Awal gangguan dalam rumah tangga mereka ya dari curhat-curhat nggak mutu dan salah arah seperti ini….coba, nggak mungkin orang curhat kalau nggak ada simpati…dan kalau sudah simpati…mudah kok mengembangkannya menjadi cinta! Kalau “digoda” terus dengan cara begini lama-lama suami kita kan bisa berpaling! Lihat saja, dia bisa meminjamkan bahkan memberikan uang pada perempuan itu tanpa bicara dengan kita! Lalu…bagaimana kalau kita ditinggalkan?”

Saya menarik napas tak panjang. Jadi ingat, suami saya juga sering jadi tempat curhat teman lelaki maupun perempuan. Saya selalu berprasangka baik. Suami saya itu kan cerdas, baik, pergaulannya luas, mungkin memang ia bisa sedikit membantu curhat yang berseliweran itu, membantu memecahkan atau memberi jalan keluar….Tapi saya tidak mungkin lupa bahwa saya juga pernah cemberut ketika ada seorang janda yang malam-malam telpon minta saran soal mantan suaminya. Malah telponnya lama sekali. Hampir satu setengah jam! Padahal perempuan itu kenal saya! Kenapa bukan bicara dengan saya ya? Untunglah suami saya dengan tegas berkata pada perempuan tersebut, “Nanti kalau mau cerita soal seperti ini dengan istri saya saja. Kayaknya dia bisa lebih banyak membantu daripada saya!”

Hening di telepon.

“Tanya aja deh Mbak baik-baik pada suami, tanpa nada curiga,” usul saya. “Tawarkan juga persahabatan dengan perempuan itu hingga selanjutnya kalau mau curhat, suami mbak bisa mengusulkan agar perempuan itu bisa curhat pada istrinya, pada Mbak. Atau bisa juga perempuan itu curhat pada kalian berdua. Kan lebih bagus….”

“Aku takut suamiku marah….”

Hmmmm yang begini nih….

“Kalau baik-baik…, masak doi marah sih mbak?”

Hanya terdengar suara tangisan.

“Udah, datang ke sini sekarang, Mbak. Curhat sama aku sambil buka puasa di sini! Jangan nangis gitu dong….”

Angin berhembus lebih kencang siang ini, di halaman rumah saya yang panas. (akhwatmuslimah)

Senin, 07 September 2015

Adik Kritis, Kakak Memberi Pelukan dan Terjadi Keajaiban

Dua anak kembar ini telah menyisakan cerita yang tak biasa. Kyrie dan Brielle Jackson mengalami keajaiban setelah dilahirkan ke dunia.


Si kembar kecil ini dilahirkan ke dunia lebih cepat 12 minggu daribayi normal. Beratnya pun hanya hampir 2 pon atau 1 kg, kondisi mereka jelas tak normal dan kemungkinan untuk bertahan hidup mereka pun menghawatirkan.

2 bayi mungil ini masih sangat lemah, mereka dipisahkan dengan inkubator yang berbeda. Kondisi Brielle lama kelamaan stabil dan dia secara bertahap berat badannya mulai naik.

Sementara, untuk Kyrie, dokter merasa kurang optimis, dan para dokter percaya bahwa si kecil tidak akan bertahan.

Setelah beberapa minggu, sesuatu yang sama sekali tidak terduga terjadi: yang selama ini kelihatan lebih kuat, yakni Brielle berteriak dan menjerit sejadi-jadinya. Dan itu terus berlangsung sampai dia hampir tidak bisa bernapas lagi dan tubuhnya mulai membiru.

Para perawat yang bertanggung jawab mencoba untuk melakukan sesuatu untuk membantu, tapi tidak memberi pengaruh apapun. Tidak ada yang tahu mengapa si kecil menangis begitu parah.

Dalam situasi keputusasaan, perawat Gayle Kasparian memiliki ide yang berani: dia meletakkan Brielle yang tak henti-hentinya menangis itu di sebelah adiknya yang lemah.

Ini memang melawan kebijakan rumah sakit, tapi Gayle mempertaruhkan itu bersama dengan mempertaruhkan pekerjaannya.

Dan kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi: Brielle yang kejang-kejang itu mulai tenang dan secara naluriah meletakkan lengannya di pundak sang adik yang masih berjuang melawan kematian.

Dan kemudian keajaiban terjadi: setelah beberapa waktu, kondisi Kyrie kecil itu mulai stabil. Dia bertambah berat badan setiap hari dan bahkan malah adiknya yang lebih besar.

Ini adalah cerita 20 tahun lalu yang tak bisa dilupakan oleh keluarga mereka dan dokter yang merawatnya. Kini, Kyrie dan Brielle Jackson telah tumbuh menjadi wanita muda yang mulai dewasa, mereka sudah lulus dari perguruan tinggi. Dan mereka selalu menghabiskan waktu bersama, seperti dilansir trendingstylist.

Kadang-kadang kehangatan manusia obat yang paling efektif. Sungguh menakjubkan ketika 2 orang terikat tali persaudaraan yang begitu mendalam.

Sumber: medan.tribunnews.com

Sabtu, 05 September 2015

Wahai Suami, Istri Bisa Tampil Cantik Jika Dimodali


Banyak suami yang melirik wanita lain karena menganggap lebih menarik daripada istri di rumah, padahal sesungguhnya setiap wanita bisa tampil cantik dan menarik jika dimodali suami.

Tak perlu kosmetika dempul tebal bercenti meter di permukaan kulit, justru kecantikan istri bisa muncul dengan perawatan kulit yang konsisten. Apalagi jika usia istri sudah di atas 30 tahun, harus ada jadwal perawatan kecantikan untuk mengurangi kerutan, menambah elastisitas kulit. Berikut ini beberapa hal yang bisa dimodali suami:

1. Pijat seluruh tubuh & wajah

Minimal berikan istri waktu dan dana untuk melakukan pijat/massage tubuh dan wajah di salon. Tidak ada uang? Ya tak masalah, Anda lakukan sendiri pijatan untuk istri!

Fungsi pijatan ini adalah melancarkan aliran darah yang tersumbat, penyebab wajah kusam dan tak bersinar. Juga untuk memberikan sensasi rileks yang nyaman. 

Jika istri merasa badannya rileks dan segar, peredaran darahnya lancar, ia pun tau suami perhatian padanya, maka ia akan banyak tersenyum untuk suami, suami pun akan melihat istri lebih bersinar dan cantik. 

2. Lulur & scrub wajah

Setelah pijatan, lulur bisa mengangkat sel-sel kulit mati yang membuat kulit tubuh dan wajah kusam. Memang rajin berwudhu bisa mencerahkan wajah, tapi kondisi lingkungan yang penuh polusi tentu saja perlu ditangkal dengan perawatan wajah lainnya, minimal scrub yang terbuat dari buah dan sayuran, atau bahan alami lainnya.

3. Belajar make up ringan

Betapa banyak wanita yang tampil cantik dan lebih menarik dengan make up. Tak perlu macam-macam, cukup pelajari cara menggunakan eye liner dan pensil alis, wajah bisa terlihat lebih cantik.

4. Belajar padu padan busana

Tampil cantik bisa lebih sempurna jika istri dibiayai untuk membeli busana yang sesuai dengan bentuk tubuhnya. Banyak sekali wanita terlihat anggun hanya karena memakai busana yang tepat model, warna, dan motifnya, dan untuk beberapa orang wanita... mempelajari padu padan busan bukanlah hal yang mudah, perlu dipandu.

Apalagi jika istri terbiasa mengenakan daster di rumah, perlahan-lahan ajari untuk memilih busana rumah yang lebih nyaman dipandang mata suami. Belikan gaun malam yang nyaman dipakai di rumah dan membuat istri lebih tampil cantik.

5. Pemilihan parfum yang tepat

Parfum dengan bau terlalu menyengat mungkin akan membuat suami pusing, pilihkanlah parfum wanita dengan wangi kesukaan Anda dan hadiahkan untuk istri. Jangan lupa ingatkan untuk memakai parfum itu di rumah saja. 

Wangi parfum bisa membuat istri semakin menarik. Sehingga tak ada alasan bagi suami untuk bermain nakal di luar rumah.

Demikianlah beberapa hal yang bisa dimodali suami agar istri lebih tampil cantik dan menarik, semoga bisa menambah romantis hubungan pasutri.

Jumat, 04 September 2015

Tips Menghadapi Suami Cuek dan Tidak Romantis


Inilah beberapa Tips Menghadapi Suami Cuek dan Tidak Romantis. Simak selengkapnya…

Sahabat Ummi, wanita sangat menyukai perhatian dari pasangannya. Wanita juga sangat memimpikan suasana romantis dapat sering terjadi dan dilakukan oleh pasangannya. Sementara, laki-laki adalah sosok yang cenderung lugas dan apa adanya. Karena itu, cukup banyak istri yang mengeluhkan sikap cuek dan tidak romantis sang suami.

Lantas bagaimana cara menghadapi suami cuek dan tidak romantis? Inilah beberapa kiatnya:

1.Ingatkan pada masa-masa indah saat pernikahan dan bulan madu

Membuka foto-foto dan mengajak suami untuk mengenang masa-masa indah saat pernikahan dan bulan madu adalah tips ampuh untuk mengingatkan suami pada dirinya yang dulu.

2.Meluangkan waktu berdua untuk melakukan hal yang menyenangkan

Cobalah membuat rencana bersama suami untuk meluangkan waktu agar dapat melakukan hal yang menyenangkan berdua. Misalnya: menonton film atau makan malam di tempat yang romantis.

3.Menunjukkan perhatian dan kasih sayang pada suami

Tunjukkanlah perhatian dan kasih sayang kepada suami dapat dilakukan dengan cara: memanggil dengan sebutan yang dia sukai, mencium tangan saat suami hendak keluar rumah atau membuat masakan spesial kesukaannya.

4.Bersikap romantis

Terkadang perilaku pasangan adalah cerminan perilaku kita sendiri. Karena itu, janganlah enggan untuk memulai terlebih dahulu melakukan hal-hal romantis karena hal ini akan membuat pasangan terpancing melakukan hal yang sama.

5.Usahakan suami memahami ganjalan istri atas sikap cueknya

Jika memang dirasakan suami terlalu cuek, istri sebaiknya membicarakan keberatan akan sikapnya tersebut dengan baik-baik. Bagi suami, mungkin sikap cueknya adalah hal yang normal. Maka berdiskusi kepada suami mungkin dapat membuat dia menjadi lebih paham dan dapat memperbaiki hubungan menjadi lebih komunikatif dan romantis.

Pekerjaan kantor yang menumpuk mungkin menjadi salah satu penyebab suami menjadi jarang berkomunikasi dengan istri saat dia berada di kantor. Sebagai istri, memberikan support terhadap usaha suami dalam mencari nafkah adalah sebuah kewajiban. Karena itu, hendaknya istri juga mencoba untuk mengerti kondisi ini. Apalagi laki-laki memang makhluk yang lugas dan apa adanya, maka janganlah menyimpulkan kesan cuek suami sebagai sikap yang menandakan hilangnya perhatian suami karena terlihat cuek bukan berarti tidak sayang.

Ingin Cepat Hamil, Konsumsi Daun Kemangi, Ini Cara Buat Ramuannya


Bagi pasangan suami istri, mendapatkan momongan merupakan dambaan. Namun ada kalanya harapan mendapatkan momongan tertunda karena banyak faktor. Misalnya dari pihak pria, kurang maksimalnya fungsi testis dalam memproduksi sel sperma, lalu kegagalan sperma dalam membuahi sel telur karena mati dalam perjalanan.

Sedangkan dari pihak wanita misalnya kurang maksimalnya fungsi ovarium dalam memproduksi sel telur, serta hormon estrogen dan progesteron, dan banyak faktor lainnya. Video cara cepat hamil dan tips cepat hamil ini bisa saja menjadi solusi.

Khasiat daun kemangi ternyata cukup bagus untuk meningkatkan kesuburan baik pria maupun wanita. Kemangi memiliki kandungan senyawa arginine yang cukup tinggi yang berkhasiat untuk memperpanjang usia hidup dan memperkuat daya tahan sperma.

Selain itu, daun kemangi juga merangsang produksi hormon estrogen dan progesteron pada wanita. Daun kemangi bagus sebagai bahan alami untuk cara cepat hamil/tips cepat hamil.

Nah, untuk memanfaatkan khasiat daun kemangi sebagai cara cepat hamil atau tips cepat hamil tersebut ternyata tidaklah sulit. Yaitu dengan cara rajin mengkonsumsi daun kemangi menjadi lalapan setiap hari, atau akan lebih efektif lagi dengan membuat seduhan daun kemangi.


Sumber: pontianak.tribunnews.com

Kamis, 03 September 2015

Ini 4 cara jitu agar bisa hamil anak laki-laki


Pertanyaan
Rini, 29 tahun.
Halo dokter, saya sudah menikah selama 3 tahun dan saat ini sedang menjalani program kehamilan. Masalahnya saya ingin sekali memiliki anak laki-laki. Apa ya yang bisa saya lakukan agar saya berpeluang besar untuk punya anak laki2?

Jawaban
Dear Rini, 
Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda coba untuk meningkatkan probabilitas mendapatkan bayi laki-laki: 
1. Waktu berhubungan : Jenis kelamin laki-laki ditentukan oleh kromosom XY yang dibawa oleh sperma;sedangkan sperma pembawa kromosom XY ini memiliki karakteristik ukuran yang lebih kecil, dapat berenang lebih cepat, namun hanya dapat hidup lebih singkat dibanding sperma pembawa kromosom perempuan yakni selama 3-5 hari saja. Oleh sebab itu, apabila Anda ingin memiliki bayi berjenis kelamin laki-laki, maka sebaiknya lakukan hubungan seksual pada rentang waktu 24 jam sebelum ovulasi (masa subur) hingga 12 jam setelah ovulasi. Selain itu, hindari hubungan seksual 5 hari sebelum dan setelah ovulasi
2. Posisi : mengingat karakteristik sperma pembawa jenis kelamin laki-laki yang cenderung lebih cepat mati dibandingkan sperma pembawa jenis kelamin perempuan maka sangat dianjurkan posisi seksual yang memungkinkan penetrasi dalam seperti doggie style
3. Saat melakukan hubungan : pastikan agar sang wanita mencapai orgasme karena pada saat tsb akan dihasilkan lebih banyak lendir serviks yang dapat menetralkan keasaman liang vagina sehingga dapat memperpanjang masa hidup sperma pembawa jenis kelamin laki-laki
4. Perbanyak konsumsi makanan sehat kaya kalium dan vitamin seperti vitamin B12, C dan D


Jawaban dari dr. Nina Amelia Gunawan

Sumber: merdeka.com